Di era globalisasi ini anggaran menjadi hal yang sangat penting dalam melakukan perencanaan dan pengendalian keuangan dalam suatu organisasi. Dalam perencanaan, organisasi menyusun sebuah anggaran rencana keuangan untuk seluruh kegiatan berdasarkan prediksi masa mendatang mengenai tingkat aktivitas dalam organisasi. Setelah dilakukan tahap perencanaan, sebuah organisasi melakukan tahap pengendalian anggaran yang bertujuan menilai hasil untuk membandingkan dengan perencanaan yang dilakukan sebelumnya.Maka dalam hal ini anggaran sangat erat kaitannya dengan manajemen, didalam ilmu manajemen dikenal dengan istilah perencanaan atau planning.

Perencanaan suatu anggaran dalam  manajemen suatu organisasi sangat perlu mendapat perhatian khusus karena perencanaan anggaran menentukan pencapaian keberhasilan suatu organisasi. Dalam manajemen anggaran terdapat hal yang ditangani diantarannya perencanaan anggaran, realisasi anggaran serta pengendalian anggaran yang dirumuskan sebelumnya. Setelah itu manajemen anggaran memerlukan monitoring untuk menentukan keberhasilan suatu program kerja setelah proses realisasi dilakukan. Maka dalam hal ini manajemen anggaran dapat dikatakan sangat penting dan memiliki urgensi yang cukup serius untuk tercapainya tujuan suatu organisasi.Pada Rumah Sakit, Anggaran menyangkut perkiraan-perkiraan tentang pendapatan dan biaya dalam manajemen anggaran, untuk aktivitas operasional maupun investasi.

Best services for writing your paper according to Trustpilot

Premium Partner
From $18.00 per page
4,8 / 5
4,80
Writers Experience
4,80
Delivery
4,90
Support
4,70
Price
Recommended Service
From $13.90 per page
4,6 / 5
4,70
Writers Experience
4,70
Delivery
4,60
Support
4,60
Price
From $20.00 per page
4,5 / 5
4,80
Writers Experience
4,50
Delivery
4,40
Support
4,10
Price
* All Partners were chosen among 50+ writing services by our Customer Satisfaction Team

Anggaran memberikan arah dan  target yang harus dicapai dalam kegiatan rumah sakit pada waktu yang akan datang. Sebagai alat koordinasi, anggaran mengkoordinasikan semua bagian yang ada di Rumah Sakit sehingga saling menunjang, saling bekerja sama dengan baik untuk mencapai tujuan bersama. Demikian juga anggaran dijadikan tolok ukur maupun pembanding untuk menilai realisasi kegiatan rumah sakit.

Melalui anggaran dapat diproyeksikan kondisi keuangan tahun yang akan datang sehingga keputusan-keputusan yang menyangkut pengeluaran uang dapat direncanakan secara lebih baik.Berdasarkan permasalahan yang telah dijelaskan sebelumnya, maka perlu dibuatkannya sebuah aplikasi perencanaan dan pelaksanaan anggaran guna mempermudah perusahaan untuk merealisasikan perencanaan dan pelaksanaan anggaran kedepannya. Maka dari itu, penulis membuat aplikasi sistem informasi dengan judul “SISTEM INFOMASI E-BUDGETING PADA MANAGEMENT ANGGARAN RUMAH SAKIT”.

Menurut Sugiyono(2008: 289) dalam bukunya yang berjudul “Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D”, Untuk dapat menghasilkan suatu produk tertentu digunakan penelitian yang bersifat analisis kebutuhan dan untuk menguji keefektifan produk tersebut supaya dapat berfungsi di masyarakat luar. “Suatu sistem dapat diartikan sebagai suatu kumpulan atau himpunan dari unsur, komponen atau variabel – variabel yang terorganisasi, saling berinteraksi, saling tergantung satu nama lain dan terpadu..

(Subhan, 2012)Menurut  Hanif Al Fatta (2007:83) dalam bukunya yang berujudul Analisa dan Perancangan Sistem Informasi, “Untuk memahami atau mengembangkan suatu sistem, maka perlu membedekan unsur – unsur yang membentuknya.”, berikut adalah karakteristik yang dapat membedakan suatu sistem dengan sistem yang lainnya :1. Batasan: gambaran dari suatu elemen atau unsur mana yang termasuk di dalam sistem dan mana yang di luar sistem.2. Masukan (Input) : sumber daya (data, bahan baku, peralatan, energy) dari lingkungan yang dikonsumsi dan dimanipulasi oleh suatu sistem.

3. Keluaran (Output) : sumber daya atau produk yang dihasilkan suatu sistem suatu sistem.4. Komponen (Component) : kegiatan – kegiatan atau proses dalam suatu sistem yang menginformasikan input menjadi bentuk setengah jadi (output). Komponen ini bisa merupakan subsistem dari sebuah interface.5.

Penghubung (Interface) : tempat dimana komponen atau sistem dan lingkungan nya berinteraksi.6. Penyimpanan (Storage) : penyimpanan merupakan suatu media penyangga di antara komponen tersebut bekerja dengan berbagai tingkatan yang ada dan memungkinkan komponen yang berada dari berbagai data yang sama.Menurut Rudy Tantra (2012:2) dalam bukunya yang berjudul Manajemen Proyek Sistem Informasi juga mengungkapkan tentang pengertian informasi yaitu :”Informasi dapat dipahami sebagai pemrosesan input yang terorganisir, memeliki arti dan berguna bagi orang yang menerimanya. Data berbeda dengan informasi, data dapat definisikan sebagai fakta – fakta yang masih mentah atau acak yang menjadi input untuk proses yang menghasilkan informasi”.Menurut Jogiyanto (2004:8) dalam bukunya yang berjudul “Analisa dan Desain Sistem Informasi” menyatakan bahwa :”Suatu informasi dapat berharga dan berguna jika memenuhi beberapa kriteria sebagai berikut :1.

Informasi yang disajikan haruslah bersifat akurat, sehingga mendukung pihak manajemen dalam mengambil keputusan2. Informasi harus relevan, benar – benar terasa manfaatnya bagi yang membutuhkan.3. Informasi harus tepat waktu, sehingga tidak ada keterlambatan pada saat dibutuhkan.4. Suatu informasi dikatakan bernilai bila manfaatnya lebih efektif dibandingkan dengan biaya untuk mendapatkan informasi tersebut.

Mohamab Subhan mengungkapkan dalam bukunya yang berjudul Analisa Perancangan Sistem (2012:18) bahwa :”Sistem informasi merupakan kumpulan dari perangkat keras dan perangkat lunak komputer serta perangkat manusia yang mengolah data menggunakan perangkat keras memegang peranan yang penting dalam sistem informasi. data yang dimasukkan kedalam sebuah sistem informasi berupa formulir – formulir, prosedur – prosedur dan bentuk data lainnya”.Menurut Alma Buchari dalam bukunya yang berjudul Manajemen Pemasaran dan Pemasaran Jasa (2009), menyatakan bahwa :”Manajemen merupakan suatu rangkaian aktivitas termasuk perencanaan dan pengambilan keputusan, pengorganisasian, kepemimpinan dan pengendalian. Manajemen juga bisa dikatatakan sebagai proses atau kerangka kerja, yang melibatkan bimbingan atau pengarahan suatu kelompok orang – orang kearah tujuan – tujuan organisasional atau maksud – maksud yang nyata”.

“Anggaran merupakan suatu kebutuhan yang sangat penting bagi suatu instansi. Sebelum instansi merealisasikan program kerjanya tentu saja anggaran sangat perlu direncanakan dengan baik oleh manajemen anggaran di suatu instansi tertentu. Anggaran diperlukan untuk mengendalikan kinerja suatu instansi/perusahaan dalam merencanakan setiap program kerjanya, hal ini juga dapat meningkatkan kualitas dari sumberdaya manusia yang ada di dalamnya”. (Akuntansi Manajemen, 2009)