Kimia merupakan salah satu
bagian dari Ilmu Pengetahuan Alam yang sering kita jumpai dalam kehidupan
sehari hari.  Semua benda yang kita
jumpai di alam sekitar ini mengandung senyawa kimia.  Oleh karena itu ilmu kimia dipelajari pada
bidang pekerjaan apapun dalam kehidupan di dunia ini.  Contohnya adalah pada bidang kedokteran, ilmu
kimia berperan dalam hal obat obatan. 
Obat obatan mengandung banyak senyawa kimia di dalamnya. Pada bidang
industri komputer, ilmu kimia berperan penting diantaranya pada penggunaan
unsur unsur kimia sebagai bahan elektronika. 
Bahan chasing baik notebook, laptop maupun PC pada komputer sendiri
menggunakan bahan bahan kimia yang selalu berkembang.

Ilmu kimia adalah cabang
dari Ilmu Pengetahuan Alam ( IPA) yang secara khusus mempelajari tentang materi
ditinjau dari struktur, komposisi dan sifat sifat materi,  perubahan materi, energi yang menyertai
perubahan materi tersebut.

Materi adalah segala sesuatu
yang mempunyai massa dan menempati suatu ruang atau mempunyai volume.  Biasanya materi sering diistilahkan suatu zat
yang selalu kita jumpai di alam sekitar. Berdasarkan definisi di atas maka
materi mempunyai besaran massa dan besaran volume atau ruang.

a.   Besaran Massa

      Massa yang dimaksud  adalah
suatu ukuran atau kuantitas yang menunjukkan jumlah materi yang terkandung
dalam suatu benda.  Makin banyak materi penyusun benda tersebut maka
semakin besar massanya.  Sebagian orang
mendefinisikan massa sama dengan berat meskipun sebenarnya definisi massa tidak
sama dengan berat.  Massa selalu tetap
dimanapun benda itu berada sedangkan berat akan berubah-ubah tergantung dari
gaya grafitasi yang ada di tempat tersebut. Satuan massa biasanya dalam gram,
kg.

 

b.   Besaran Volume

      Setiap benda yang kita jumpai di alam sekitar ini selalu mempunyai
volume.  Volume menunjukkan banyaknya
ruang atau tempat yang dapat ditempati oleh suatu materi.  Satuan volume biasanya ml, l, cm3,
dm3

1.   Wujud  Materi

      Berdasarkan wujudnya maka materi dapat dikelompokkan dalam tiga
  kelompok yaitu gas, cair dan padat.

a.   Materi berwujud gas

      Materi ini tidak mempunyai bentuk yang tetap.  Bentuk atau wujudnya bergantung   pada wadah yang ditempati gas tersebut.  Sifat lainnya adalah gas mudah          dimampatkan, volume materi dalam bentuk
gas dipengaruhi oleh suhu dan tekanan
serta bentuk wadahnya.  Contoh materi
berwujud gas adalah udara, gas    LPG
dalam tabung, gas asetilen dalam tabung yang digunakan untuk mengelas,       uap air.

 

b.   Materi berwujud cair

      Materi ini selalu berubah bentuk sesuai dengan wadahnya, volume
materi cair         selalu tetap dan tidak
dipengaruhi oleh wadahnya.  Materi bentuk
cair tidak dapat    dimampatkan seperti
halnya gas.  Contoh materi berwujud cair
adalah minyak      goreng, bensin, oli,
alkohol, air, sirup.

 

c.   Materi berwujud padat

      Materi ini selalu tetap wujudnya dan tidak terpengaruh dengan
wadahnya.  Materi   berwujud padat juga tidak dapat dimampatkan.  Contohnya adalah besi,        aluminium, pasir, tanah, ikan,kapur.

 

Mengapa materi dapat
berwujud cair, gas dan padat ?

Jawaban dari pertanyaan di
atas dapat dijelaskan dengan memperhatikan perbedaan jarak antar partikel dan
pergerakan partikel-partikel tersebut dalam suatu materi.  Perubahan wujud materi terjadi akibat adanya
perubahan energi yang terdapat dalam materi. 
Perubahan energi akan mempengaruhi gaya tarik antar partikel yang
menyusun materi tersebut.  Semakin besar
gaya tarik antar partikel, maka semakin dekat jarak antar partikel, demikian
sebaliknya semakin kecil gaya tarik menarik antar partikel maka  semakin jaun jarak antar partikel.