Munculnya media internet memberikandampak yang luas bagi peradaban umat manusia. Seiring berjalannya waktu polakomunikasi dari zaman ke zaman mulai terjadi perubahan. Tak terkecuali mediamassa, saat ini banyak media massa yang memanfaatkan media internet untukmendistribusikan informasinya.

Hal tersebut disebabkan karena khalayak yangmulai bermigrasi untuk konsumsi informasinya ke media berbasis internet.Dari perubahan tersebut juga mempengaruhipola bisnis yang diterapkan pada media massa seperti media cetak, mediapenyiaran, dan lainnya. Untuk mempertahankan perusahaan medianya, ada yangawalnya berbasis media cetak beralih ke media internet atau media online. Adajuga perusahaan media yang masih mempertahankan media cetaknya tapi jugamenjalankan media online. Selain media lama yang ingin tetap eksis, banyak jugaperusahaan media yang lahir dari munculnya internet.Adanya internet memberikan kemudahanbagi konsumen maupun pelaku industry media itu sendiri. Pada segi pelaku mediadapat memberikan efisiensi pada produksinya dan distribusinya dalam penyebaraninformasi. Sebagai contoh pada media cetak masih dibutuhnya kertas dan tintauntuk kegiatan produksinya dan pada distribusi masih diperlukannya agen atauloper Koran agar informasi yang disebarkan bisa didapat oleh pembaca.

Best services for writing your paper according to Trustpilot

Premium Partner
From $18.00 per page
4,8 / 5
4,80
Writers Experience
4,80
Delivery
4,90
Support
4,70
Price
Recommended Service
From $13.90 per page
4,6 / 5
4,70
Writers Experience
4,70
Delivery
4,60
Support
4,60
Price
From $20.00 per page
4,5 / 5
4,80
Writers Experience
4,50
Delivery
4,40
Support
4,10
Price
* All Partners were chosen among 50+ writing services by our Customer Satisfaction Team

Berbeda denganmedia online yang memangkas kedua kegiatan tersebut, cukup dengan menguploadinformasi kedalam internet. Informasi yang sudah berupa online tersebut bisadibaca oleh banyak orang pada satu waktu dan bisa digunakan di banyak tempat,selain efisien juga memberikan dampak efektif. Fokus DiskusiDalam sudut pandang ekonomi politikyang dikemukakan oleh Vincent Mosco, bahwa sebuah media sebagai institusisosial dan juga institusi bisnis dihadapkan pada tiga tahap atau konsep dasaryaitu komodifikasi, spasialisasi dan strukturasi. Dari ketiga konsep tersebutbertujuan untuk mendapatkan keuntungan.

Apalagi adanya komodifikasi yang menjadipenting dalam komunikasi karena prosesnya akan memberikan sumbangan dalamproses komodifikasi ekonomi secara menyeluruh.Menurut Vincent Mosco (1996) komodifikasiitu sendiri adalah “upaya yang dilakukan oleh media massa dalam merubahsegalanya agar dapat dijadikan sebagai alat penghasil keuntungan.” Komodifikasidiurai menjadi tiga yaitu terhadap konten, audiens/pembaca, dan pekerja. Padasegi konten dilakukan untuk menarik perhatian khalayak atau pembaca, sehinggakonten yang menarik tersebut bisa disisipkan iklan dan pada akhirnya memberikanpemasukan bagi perusahaan. Sementara terhadap pekerja, dilakukan pada saatbagaimana proses eliminasi pekerjaan yang sudah dilakukan pekerja sehingga adamanipulasi laporan penerimaan gaji, yang dikurangi dari semestinya.Kedua adalah spasialisasi, yaitu usahaperusahaan media untuk memangkas waktu dan tempat, serta memaksimalkankeuntungannya dengan menggunakan teknologi internet. Spasialisasi terbagimenjadi dua arah yaitu horizontal intergration dan vertical intergration. Horizontalintergration, yaitu usaha sebuah perusahaan untuk mengembangkan usahanya diberbagai bidang.

Dan sedangkan vertical integration, yaitu upaya control yangdilakukan pemilik perusahaan media ke anak perusahaanya, untuk menyamakanlandasan pemahaman dalam bekerja perusahaan media tersebut.Sedangkan strukturasi merupakan lanjutanbentuk vertical integration pada spasialisasi yang berkaitan dengan prosesproduksi di media massa akibat perbedaan tingkatan antara pekerja dan pemilikperusahaan, sehingga saling mempengaruhi dalam menjalankan perusahaan mediatersebut. Pada penulisan penulis hanya fokus pada satu konsep saja yaitukomodifikasi.

Masih dalam kajian Mosco, praktiknyakomodifikasi dapat mencakup dalam tiga kategori, yaitu: komodifikasi isi,komodifikasi khalayak, dan komodifikasi cybernetic. Pada komodifikasi isimerupakan proses mengubah pesan dari sekumpulan data ke dalam suatu makna yangdapat dipahami oleh khalayak. Hal tersebut ada pada ruang redaksi bagaimanainformasi tersebut diolah semenarik mungkin agar khalayak yang membaca bisatergiring pada arah yang ditentukan oleh tim redaksi. Komodifikasi khalayak yaitu khalayakberperan penting dalam untuk media massa untuk mendapatkan pemasukan dan iklan.Hal ini berkaitan dengan institusi bisnis seperti pengiklan, biro iklan ataulainya untuk menyempurnakan komodifikasi ini. Pemanfaatan pada tenaga kerjajuga untuk kegiatan produksi dan distribusi agar sebuah konten bisa dinikmatioleh banyak pembaca. Maka komodifikasi khalayak cukup berperan penting untukkeberlangsungan institusi media.Dalam komodifikasi cybernetic dibagimeliputi komodifikasi instrinsik dan ekstrinsik.

Pada komodifikasi instrinsikadalah tinjauan layanan jasa rating khalayak oleh media, sehingga yangdipertukarkan bukan pesan khalayak akan tetapi nilai rating yang dihasilkan.Sedangkan komodifikasi ekstrinsik merupakan proses komodifikasi yang menjangkauseluruh kelembagaan pendidikan, informasi pemerintah, media dan budaya yangdiharapkan menjadi pendorong bagi khalayak sehingga tidak semua orang dapatmengakses produk media. Maka komodifikasi cybernetic menjadi penilaian publictentang bagaimana media itu bisa menyesuaikan persepsi yang sesuai oleh selerapublik, dimana isi persepsi media tersebut menjadi tolak ukur keberhasilandalam mengelola media.Pada laporan atau report darikunjungan wawancara ini, penulis memfokuskan pada proses komodifikasi nilai dankonten informasi pada perusahaan media Kabarnesia Group.

Berikut profil singkatdari media Kabarnesia group yang penulis kunjungi.Kabarnesia group berdiri pada tahun2010, namun beberapa tahun lalu sempat hiatus atau berhenti. Dan pada tahun2017 mencoba merintis kembali dalam ranah media massa berbasis online. Padakanal kabarnesia pada fokusnya berisi mengenai berita hukum, internasional,nasional dan politik. Kabarnesia juga membawahi beberapa media yaitu berkaitanteknologi bernama teknonisme.com, mengenai kesehatan yaitu sehatnesia, danberita seputar ibu kota Jakarta bernama Jakartapintar.

com.PembahasanBerawal dari keresahan adanya beritahoax, kabarnesia muncul dengan motto “Positif dan Komprehensif”. Dengankemampuan media online bisa melebihi media cetak, tanpa dibatasi oleh jarak danwaktu, membuat informasi yang disampaikan menjadi lebih cepat  dibanding media cetak. Terlebih pada tampilankabarnesia.com yang bisa berganti informasi pada satu waktu.

Berbeda denganmedia cetak yang bisa berganti informasi pada satu tapi pada terbitan hari itusaja atau terbatas dalam berganti informasi.Pada headline sebuah media onlinesengaja menggunakan kata-kata provoaktif agar pembaca tertarik untuk membukadan membaca isi halaman tersebut. Dalam hal itu penyebaran informasi di mediaonline semakin mudah dengan adanya hypermedia. Salah satu kelebihan hypermediayaitu dapat menghubungkan satu berita kepada berita lainnya yang masihbersangkutan. Kabarnesia juga menggunakan social media sepeti facebook dantwitter untuk penyebaran atau menyebarluaskan informasinya kepada pembaca ataukhalayak.

 Hal itu berkaitan denganheadline yang provoaktif agar pembaca membuka isi berita tersebut daripenyebaran yang ada di media social. Informasi merupakan kebutuhan danjuga keinginan dari khalayak atau pembaca. Khususnya media cetak yang merupakanmedia massa tertua.

Namun pesatnya teknologi informasi membuat peluang besarbagi media online untuk eksis masa saat ini. Ditambah dalam memangkas prosesproduksi dan distribusi pada media internet.Apalagi menjamurnya media onlinemembuat informasi yang ada semakin variatif untuk khalayak. Tapi banyaknyainformasi membuat pembaca sulit untuk memilih informasi mana yang berkualitasmaupun yang tidak berkualitas. Informasi yang tadinya menambah wawasan pembacabisa menjadi distorsi, akibat terlalu banyaknya informasi yang benar maupuntidak benar.Menurut founder Kabarnesia groupbernama Faris Biladi.

Pada isi pembahasaan komodifikasi, Faris mengatakan bahwanilai informasi di era sekarang diartikan sebagai obat, bila informasi diterimaoleh masyarakat bisa menambah wawasan. Namun bila informasi yang diterimaberlebihan bisa menjadikan racun. Berkaitan dengan perbedaan pada era sekarangdengan adanya internet dengan sebelumnya atau analog, Faris menyatakan padapendistribusian informasi yang cepat pada era sekarang tetapi cepatnyainformasi dari banyaknya media membuat terjadinya distorsi informasi atau racunkepada masyarakat.Fariz juga menambahkan bahwa hadirnyamedia non mainstream yang tidak menggunakan prinsip-prinsip jurnalistiknyamemperkuat adanya distorsi informasi. Sehingga timbulnya berita hoax atau belumjelas kebenarannya beredar di media online.Pada perbedaan nilai jual media saatini, Faris membaginya menjadi dua bagian yaitu pelaku bisnis dan penerimaaninformasi. Pada segi pelaku bisnis saat ini sangat dimudahkan karena adanyainternet, cukup membuat website dan digital marketing. Berbeda dengan erasebelumnya diperlukan modal yang besar untuk mendirikan sebuah perusahaanmedia.

Lalu pada sisi penerimaan informasi saat ini lebih cepat disampaikanpada masyarakat dan bisa mendapatkan informasi dari berbagai negara, sehinggamenambah wawasan bagi khalayak yang menerimanya.Untuk pengaruh proses produksi diKabarnesia, Faris Biladi menegaskan bahwa pada medianya menerapkan kaidah-kaidahjurnalistik seperti cover both side serta menolak adanya berita hoax yangberawal dari keresahannya saat mendirikan perusahaan Kabarnesia ini. Menurutnyaterkait rating saat ini belum menjadi fokus utama di Kabarnesia, yang menjadifokusnya yaitu mendiferensiasi konten. Dimana terdapat satu konten yang sedangtrending, lalu media ini mengulas pada sudut pandang berbeda yang belum dibuatoleh media lain. Faris juga menambahkan hal ini tidak dalam mengambil kontenkontroversial yang belum terklarifikasi.

Selain itu menurut Faris peranpekerja media selain berlandaskan pada prinsip-prinsip jurnalistik, peran mediajuga merupakan corong masuk informasi, di mana informasi tersebut untuk dikajikembali oleh masyarakat. Di media ini juga lebih mengutamakan isi informasiyang lebih bermanfaat atau bernilai dibanding mengejar trending dan traffic. Menurut Faris, pada perusahaan mediaKabarnesia menggunakan bundling kepada klien atau pemerintahan. Sebagai contohsebuah kegiatan yang diadakan oleh klien dan media tersebut diundang untukdipublikasikan secara online kepada khalayak.

Dengan bersifat end-to-end, mediamembuat konten itu sendiri dan juga mempublikasikan sendiri. Menurut FounderKabarnesia sendiri nantinya bisa memonitor bagaimana perkembangan dari kegiatankliennya melalui dari beberapa media Kabarnesia itu sendiri. KesimpulanSebagaisalah satu media online yang mengutamakan kaidah-kaidah jurnalistik, Kabarnesiakembali bangkit pada tahun 2017 karena keresahannya terhadap berita-berita yangbelum jelas kebenerannya. Selain menerapkan prinsip jurnalistik, media inidalam proses pembuatan informasinya memiliki cara yang berbeda yaitu menggiringkhalayak untuk melihat sudut pandang yang berbeda agar pembaca tidak hanyaterfokus pada satu sudut saja dan juga menambah wawasan pada informasinyatersebut. Hal tersebut menjadi nilai informasi tersendiri bagi Kabarnesia untukmemberikan konsumsinya kepada pembaca.

Karenamedia ini baru kembali muncul Kabarnesia saat ini belum berpatokan pada rating.Menjadi focus pada media ini kepada diferensiasi konten dengan memberikanberita berkualitas yang dapat  mencerdaskanpembaca.